Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2011

Anak Kimia Tidak "DIBUTUHKAN" negara ???

       mendengar pernyatan itu hati ini lansung bergejolak bercampur sedih marah dan ***** Ingin sekali kulampiaskan kemarahan ini pada siapa pun dan apa pun yang ada di depan ku.....apalagi kalimat "ANAK KIMIA TIDAK DIBUTUHKAN OLEH NEGARA" diucapkn oleh seorang ahli kimia............ .....
            
            ada apa gerangan ya...
        wah wah...........................
mungkin ada masalah dengan kimia yang mengganjal hatinya... atau dia menyesal memilih jurusan ini................... atau dapat jodoh sejurusan yang tidak sesuai kriteria.

Senin, 19 September 2011

BOLA ITEM DAN PUTIH



Ceritanya ada seorang anak cowok tunggal yang ditinggal mati
nyokapnya pas ngelahirin dia.
Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak
married2 lagi.
Ini anak tapi baek hati dan lemah lembut walopun cuma bareng
pengasuh aja.
Pas TK, sementara anak2 laen udah punya sepeda dia masih jalan
kaki.
Pengasuhnya ngadu ke bokapnya, "Tuan, nggak kasian sama den Bagus
Masa sepeda nggak punya...apa tuan juga nggak malu?"
Iya..nih..bokapnya tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan..
maka dipanggillah si anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana merek
apa..dan si anak cuma bilang, "Nggak usah repot2 pi, aku dibeliin bola item
bola putih aja.."
Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. "Kenapa bola item dan putih?"
"Nggak usah diterangin deh pi. Kalo papi punya uang yaa..beliin
itu aja."
Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol, jadi papinya nerima2
aja.
Nggak berminat lanjutin, maka dibeliin lah tu anak sepeda generasi
terbaru saat itu, yang paling canggih, plus bola item dan bola putih.
Trus ni anak masuk SD lah. Pas itu musim sepatu roda.
Sekian lama pengasuh pratiin, ni anak nggak minta2 dibeliin sepatu
roda sama papinya.
Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya juga ditaruh di gudang. Lagi nggak
musim.
Pengasuhnya laporan pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak
dipanggil lagi.
"Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak temen2 kamu? kok nggak
bilang2 papi. Nggak masalah cuma beli sepatu roda aja...".

Jumat, 06 Mei 2011

NOBODY'S PERFECT

Ini kisah perjumpaaan dua orang sehabat yang sudah puluhan tahun
berpisah. Mereka kangen2an, ngobrol santai sambil minum kopi di sebuah
cafe.Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal2 nostalgia zaman sekolah
dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini.

"Ngomong2, mengapa sampai sekarang kamu belum menikah?" ujar seorang
kepada temannya yang sampai sekarang masih membujang.
"Sejujurnya sampai saat ini saya masih terus mencari wanita yang sempurna.
Itulah sebabnya saya masih melajang. Dulu waktu saya di Bandung, saya
berjumpa dengan wanita yang cantik yang amat pintar. Saya pikir inilah
wanita ideal saya dan cocok menjadi istri saya. Namun belakangan di masa
pacaran ketahuan dia amat sombong. Hubungan kami putus sampai disitu.

Di Yogyakarta saya ketemu seorang perempuan yang cantik jelita ,ramah
dan dermawan. Pada perjumpaan pertama aku kasmaran. Hatiku berdesir
kencang, inilah wanita idealku. Namun belakangan saya ketahui, ia banyak
tingkah dan tidak bertanggung jawab.

Dan ketika aku di Jakarta, aku ketemu wanita yang manis, baik, periang
dan pintar. Dia sangat menyenangkan apalagi bila diajak berbicara,
selalu nyambung dan penuh  humor. Tapi terakhir aku ketahui kalau dia
dari keluarga yang berantakan dan selalu menuntut. Akhirnya kami
berpisah.

Saya terus mencari, namun selalu mendapatkan kekurangan dan kelemahan
pada wanita yang saya taksir. Sampai pada suatu hari, saya bersua dengan
wanita ideal yang saya dambakan selama ini. Ia begitu cantik, pintar,
baik hati, dermawan dan penuh humor. Dia juga sangat perhatian dan
sayang kepada orang lain. Saya pikir inilah pendamping hidup saya yang
dikirim oleh Tuhan untuk saya".

"Lantas", sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan "Apa yang terjadi?
Mengapa kamu tidak langsung meminangnya?".

Yang ditanya diam sejenak dan akhirnya dengan suara lirih si bujangan
itu menjawab, "Baru belakangan aku ketahui bahwa ia juga sedang mencari
pria yang sempurna".

Kisah Penantian Seorang wanita


Ketika malam tiba ada seorang wanita yang selalu duduk di dekat jendela kamarnya sambil menatap langit malam. Dan ketika ia sedih maka ia akan melimpahkan kesedihannya kepada angin malam yang menerpa wajahnya. Dan ketika ia senang maka ia akan bercerita dengan bintang yang bersinar.
Hai bintang ,hari ini sedihku hilang sejenak ,ketika ada seseorang yang mengajakku untuk ke pantai walau hanya sebentar. Bintang, biarkan hari ini berjalan sangat lama bagiku. Aku ingin merasakan batapa indahnya bahagia, Kata Wanita Itu
Setelah itu Ia menutup jendela kamarnya lalu berbaring di tempat tidurnya dan mengatakan aku bahagia sebelum Ia memejamkan matanya untuk tidur.
Dan di pagi hari ketika Ia bangun dari tidurnya, Kenangan kebahagian yang ia rasakan semalam itu telah hilang, yang ada hanya perasaan takut dan cemas di hatinya.
Wanita itupun bergegas untuk memulai aktivitasnya seperti hari-hari sebelumnya. Ia berangkat kuliah bertemu dengan teman-temannya tapi ia tak merasakan apapun, semuanya Ia anggap biasa saja. Baginya sangat susah untuk mendapatkan kebahagiaan. Karena itu yang ada dipikirannya selama ini.
Baginya kebahagiaan itu adalah semu . Tidak ada yang dapat dipercaya selain diri sendiri dan Tuhan yang maha kuasa.
Wanita ini selalu menangis dalam malam-malamnya, karenanya ia sangat menyukai angin malam, baginya hanya angin malam yang dapat mengeringkan air matanya. Hanya angin malam yang mampu menyentuh relung hatinya. Sesuatu terkadang indah ketika dipandang tapi tidak ketika ditatap., itulah yang sering dikatakannya dalam hati ketika seorang pria mendekatinya.
Wanita ini mencintai seorang pria yang entah pria itu mencintainya atau tidak. Dengan tulus wanita ini mencintai pria itu. Wanita ini selalu merindukan pria itu entah itu dalam tidurnya ataupun dalam tangisannya, atau bahkan dalam tawanya. Sedetikpun tak pernah luput dari pria itu.
Ingin rasanya diriku dirindukan oleh Pria itu, Kata wanita itu. Seperti aku merindukannya selama ini. Ingin rasanya dia datang kepadaku dan memberiku cincin berharap Lelaki itu akan berkata Maukah engkau jika aku menjadi pendampingmu?, Kata wanita itu lagi.
Tapi wanita itu tersenyum ketika Ia telah berkata demikian kemudian berkata lagi dengan pelan, Dia tidak akan datang ketika aku masih dapat mencintainya, dia baru datang ketika aku sudah tak dapat lagi mencintainya.
Malam berikutnya wanita itu kembali membuka jendela kamarnya dan berkata , “bintang , pria itu akan datang besok pagi ke rumah ini karenanya aku ingin tidur pulas malam ini”. Lalu wanita itu menutup jendelanya dan berbaring di tempat tidurnya hingga Ia terlelap.